Peringatan Hari Santri PK IPNU IPPNU MTs MA NU Mranggen


Mranggen, 21 Oktober 2017. Peringatan Hari Santri Nasional telah menjadi kegiatan yang sangat diharap-harapkan bagi para santri khususnya santri MTs MA NU Mranggen. Para santri santriwati menyambut dengan baik datangnya hari santri nasional tersebut. Presiden Jokowi memberikan apresiasi yang luar biasa 22 Oktober diperingati sebagai Hari Santri karna ada perjuangan santri dan resolusi jihad dari Hadratus Syekh Hasyim Asy'ari untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia, santri identik yang mempunyai akhlaq karimah, budi mulia.

Hadratus Syekh Hasyim Asy'ari mengingat & menimbang, tentara nika yang masuk ke Indonesia terutama rakyat Madura, Surabaya & Jawa terutama santri santri dimana harus ikut berperang agar supaya Indonesia tidak lagi di cabi-cabi oleh sekutu sehingga pecahlah perang pada tanggal 10 November yang di pimpin oleh Soentomo, pecahnya itu disebabkan karna adanya resolusi jihad. Hadratus Syekh Hasyim Asy'ari mendapatkan title "awalu wudhia" pertama kali yang meletakkan batu di nasabati isti'mal

"Para Santrilah yang berani membunuh Jendral Mawahib bukan TNI & yang mengganti bendera yang awalnya Merah Putih Biru kemudian di sobeknya warna biru tersebut oleh para santri," Kata Bapak Hambali dalam pidatonya
Panas,lelahnya yang kita rasakan sekarang belum seberapa dibandingkan dengan apa yang sudah dilakukan para Santri dahulu yang mati syahid karna perang. Tinggal Bagaimana para santri sekarang menyikapi hal tersebut

Hari Santri ini adalah hari santri kedua yang laksanakan oleh Pimpinan Komisariat IPNU IPPNU MTs MA NU Mranggen dengan tema Meneguhkan Peran Santri Dalam Bela Negara Menjaga Pancasila & NKRI. Di sekolah tersebut memiliki Ulama yang sangat luar biasa seperti Bapak Muslimin. Serangkaian kegiatannya dimulai dari jam 7 pagi yaitu pembacaan 1 milyar shalawat nariyah & mujahadah, dilanjutkan upacara memperiganti hari santri dan yang terakhir adalah karnaval yang ikuti oleh para santri santriwati MTs MA NU, PAC IPNU IPPNU Mranggen dan para guru-guru yang di meriahkan oleh drum band MTs MA NU Mranggen.

"Hari santri ini dilaksanakan karna agar anak-anak kenal dengan hari santri, Untuk membiasakan anak-anak berpakaian ala santri, Adanya semangat untuk belajar agama," Ujar Bapak Muslimin Selaku Kepala Sekolah MA NU Mranggen. Lanjut Bapak Muslimin Santri adalah penulis sejarah terdahulu.

 

Komentar

Posting Komentar